Datang langsung :

ALAMAT : PASAR CIJANTUNG
KIOS BLOK A - LOO. BKS. 139
JAKARTA TIMUR
BUKA TIAP HARI PUKUL (07.00 s/d 18.00) WIB

PHONE : 089636544122

Sabtu, 28 Mei 2011

MENILAI AURA / YONI SEBUAH PUSAKA.


MENILAI AURA / YONI SEBUAH PUSAKA.
Keris = dipandang sebagai penguat diri, kadang untuk menambah kewibawaan atau menambah kesaktian. Jadi dianggap bertuah dengan segala kemampuan dan juga larangannya. Magic yang keluar dari aura keris, banyak orang yang menyebutnya sebagai ilmu hipnotis atau daya saran, bagi manusia atau hewan dapat juga berpengaruh oleh daya saran tersebut. Sehingga apapun yang disugestikan oleh seorang hipnotisur akan mempengaruhi jalan pikirannya.
Berdasarkan ilmu perkerisan, bisa disimpulkan, bahwa para empu zaman dulu adalah seorang pakar ahli bathin, sehingga mereka mampu menciptakan sebilah keris dengan memasukkan ilmu aji atau postipnotis pada tiap tempaannya sehingga serat keris itu jadi mempunyai suatu daya magic yang sangat besar pengaruhnya.
Berdasarkan hasil penelitian para psikologi tersebut. Keris menjadi suatu kepercayaan dan kebanggaan si pemegang karena tuahnya, bahkan dari situ pula sugesti orang akan terpanggil. Seperti keris bisa berwujud manusia serem, berubah seekor naga dan lain-lain.
Konon permulaan keris terjadi di zaman pewayangan. Dalam prasejarah mengatakan para dewa membuatnya untuk para manusia bumi yang membutuhkan. Sebut saja keluarga Bharata. Baik itu dari kelompok Astina atau kalangan Pandawa. Tentunya mereka harus melalui ritual yang cukup lama sehingga para dewa mereka kasihan dan akhirnya memberi pusaka tersebut.
Namun dalam perang Bharatayuda, keris pemberian dewa banyak yang hilang, diantaranya, Sang Yuyu Rumpung (berbentuk lurus), Sang Pasopati (berbentuk lurus), Sang Bango Dolog (berluk 3), Sang Bakung (berluk 5), Sang Balebang (berluk 11), Sang Keracan (berluk 10) dan masih banyak yang lainnya.
Sehingga pada zaman Majapahit yang pertama, sang raja memerintahkan kepada seluruh empu sakti madraguna untuk membuat keris yang mirip dengan beberapa keris pembuatan para dewa dan dengan kepandaian mereka semua. Akhirnya terlahir juga bentuk keris yang sangat mumpuni sebagai pegangan para raja zaman itu.
Sebagai pengenalan dasar, kita juga harus tahu tentang apa yang disebut Madya atau zaman pembuatan, karena semua itu adalah kunci awal untuk mengenal lebih dekat keindahan sebuah magic keris dan perawatannya, dan disini dibagi menjadi 5 Madya, diantaranya :
KUNO
Sebuah pembuatan keris yang dibikin antara tahun 125 M – 1125 M oleh
beberapa Empu di zaman purwacarita, beliau adalah, Empu Hyang Ramadi, Empu Iskadi, Empu Sugarti, Empu Mayang dan Empu Sarpadewa.
MADYA KUNO
Sebuah pembuatan keris yang dibikin antara tahun 1126 m – 1250 m
meliputi Kerajaan Jenggala, Kediri, Pajajaran dan Cirebon.
Empunya adalah, Kyai Gebang, Kyai Bayu Aji, Nini Sumbro, Empu Akas, Empu Lung Lungan, Empu Dewayani dan lain-lain.
MADYA PERTENGAHAN
Sebuah pembuatan keris yang bikin dibikin antara tahun 1251 m – 1459 m meliputi kerajaan, Jenggala, Kediri, Tuban, Madura dan Blambangan. Empu pada masa itu adalah, Empu Bromo Koolali, Empu Luwuk, Empu Sriloka, Empu Sutapasana, Empu Kuwung dan Empu kisa.
TENGAH
Sebuah pembuatan keris yang dibikin antara tahun 1460 M – 1613 M meliputi kerajaan, Madiun, Demak, Pajang dan Mataram.
Empunya adalah, Empu Tudung, Empu Joko Supo, Empu, Empu Lobang, Empu Looning, Empu Kithing, Empu Warih dan Empu Madrim.
MUDA
Sebuah pembuatan keris yang dibikin antara tahun 1614 M hingga para empu sakti telah tiada, meliputi kerajaan Kertasura dan Surakarta, empunya adalah Empu Mangun Malelo, Empu Tarung Wongso, Empu Hastronoyo, Empu Wiro Sukadgo, Empu Brojo Sentiko dan Empu Sendang Warih.

Catatan :

Untuk penangguhan yang saya lakukan adalah sesuai dasar dari hasil penelitian fisik keris, bahan material, kualitas besi / baja, ilmu metalurgi, penataan dan bahan pamor, estetika rancang bangun, teknik tempa, dsb. Serta berkonsultasi juga dengan beberapa pakar maupun rekan perkerisan yg sudah memahami ilmu keris, semua berdasarkan penelitian dan bukan berdasarkan penilaian subjektif pribadi serta perkiraan saja. Maka dalam hal ini saya berusaha semaksimal mungkin untuk menangguh sesuai dengan fisik pusaka yang di maharkan, paling tidak mendekati masa pembuatannya. Namun jika anda merasa tidak sesuai dengan penangguhan saya, maka di persilahkan untuk menafsirkan sesuai pendapat masing-masing. Harap diperhatikan baik-baik detail foto barang dan deskripsi iklan yg saya pasang sebelum membeli, jika diperlukan simpanlah foto iklan barang sebelum melakukan transaksi. Jangan sampai ada anggapan negatif kepada penjual hanya karena kesalah pahaman persepsi penangguhan setelah barang sudah dimaharkan. Karena meskipun ada sertifikat keris sekalipun kadang masih ada juga yang tidak sesuai dalam penangguhan, artinya sertifikat keris juga tidak menjamin 100% ketepatan dalam penangguhan. Bahkan pernah pengalaman saya beberapa kali sertifikat yg saya buat di daerah Jakarta di tolak oleh beberapa orang kolektor karena isinya "di anggap" tidak sesuai dengan estimasi kerisnya secara fisik, jenis dapur, penamaan pamor, estimasi penangguhan sampai jenis aksessories keris yg digunakan tidak sesuai dengan fisiknya. Sehingga terkesan sertifikat keris dibuat dengan kurang teliti dan sekedar perkiraan saja tanpa ada penelitian lebih dalam tentang barang yg akan di identifikasi, padahal pembuatan sertifikat juga ada biaya pembuatanya ini pengalaman pribadi. Penangguhan bersifat kompleks yg butuh ilmu pengetahuan dan jam terbang yg tinggi untuk mengenal betul seluk beluk perkerisan. Dalam hal ini pembeli di anggap harus sudah paham dengan barang yg akan di beli. Namun sangat disarankan jika memungkinkan sebaiknya anda datang langsung untuk melihat barang yang di tawarkan agar lebih puas.

Jadilah pembeli yang CERDAS, Baca judul, baca deskripsi produk, baca juga catatan kami ini. Bukan cuma lihat harga dan gambar saja apalagi masih menanyakan spek yang sudah diterangkan dalam deskripsi iklan. Jangan beli tapi tidak tau barang atau fungsi/spesifikasi lalu main complain saja, karena barang yang di jual adalah sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Semua akan saya jelaskan semaksimal mungkin segi kelebihan dan kekurangan barang, baik dari foto maupun deskripsi iklan agar tidak ada yg merasa dirugikan. Kecuali ada kerusakan saat pengiriman barang, maka anda bisa langsung complain kepada pihak jasa pengiriman. Karena sebelum proses pengiriman semua barang kami pastikan dalam keadaan baik dan packing kami buat se aman mungkin untuk menghindari terjadinya kerusakan dalam proses pengiriman. Untuk beberapa "item" akan kami sertakan dengan asuransi pengiriman sesuai dengan harga barang yang anda beli. Secara spiritual semua pemaharan akan disertakan dengan ritual pelepasan pusaka disertai dengan doa-doa khusus, dengan harapan supaya pemiliknya nanti selalu sukses dalam mencapai semua tujuan serta hajadnya melalui pusaka yg dimaharkan atas izin Allah.

Motto :

Motto : Bagi pedagang, jadilah pedagang Tosan Aji yang mau belajar mendalami dan memahami nilai seni eksoteri dan isoteri Tosan Aji yang sebenar-benarnya. Karena pedagang Tosan Aji adalah pelestari Budaya. Bagi pembeli janganlah cari keris yang cuma sekedar bagus. Carilah keris yang benar-benar cocok.

Salam Rahayu

Kata pencarian :

Jenis Keris :

Keris Pasopati, Keris Brojol, Keris Tilam Upih, Keris Semar, Keris Damar Murub, Keris Kala Cakra, Keris Jalak Sumelang Gandring, Keris Omyang Jimbe, Keris Naga Pasa, Keris Naga Tapa, Keris Singa Barong, Keris Singo Kikik, Keris Naga Salira, Keris Naga Keras, Keris Nogo Sosro, Naga Sasra, Keris Buto Ijo, Keris Naga Siluman,Keris Jangkung, Keris Pulanggeni, Keris Sempana Bungkem, Keris Jaran Guyang, Keris Carang Soka, Keris Kidang Mas, Keris Panimbal, Keris Jaruman, Keris Kyai Sabuk Inten, Keris Kyai Sengkelat, Keris Bima Kurda, Keris Kara Welang, Keris Kala Munyeng, Keris Karno Tanding, Keris Sepokal, Tombak Pusaka, Keris Bali, Keris Lombok, Keris Bugis, Keris Sumatera, Keris Palembang, Keris Melayu, Keris Moro, Keris Sundang, dan Keris Pusaka Asli lainnya.

Pamor Keris :

Keris Pamor Udan Mas, Pamor Junjung Derajat, Pamor Pancuran Mas, Pamor Pamengkang Jagad, Pamor Pegat Waja, Pamor Wos Wutah, Pamor Beras Tumpah, Pamor Kulit Semangka, Pamor Tambal, Pamor Pulo Tirto, Pamor Kol Buntet, Pamor Adeg, Mrambut, Pamor Ilining Warih, Pamor Korowelang, Pamor Ron Genduru, Pamor Mayang Mekar, Pamor Kenanga Ginubah, Pamor Bendo Segodo, Pamor Melati Sinebar, Pamor Melati Rinonce, Pamor Bonang Rinenteng, Pamor Jung isi Dunya, Pamor Tunggak Semi, Pamor Putri Kinurung, Pamor Gumbolo Geni, Pamor Singkir Geni, Pamor Singkir Banyu, Pamor Singkir Angin, Pamor Raja Sulaiman, Pamor Batu Lapak, Pamor Tunggul Wulung, Pamor Lintang Kemukus, Pamor Sada Saler, Pamor Gubet Mayit (Buntel Mayit),Pamor Satria Pinayungan, Pamor Kelabang Sayuto, Pamor Sumur Bandung, Pamor Buntel Mayit, Pamor Ratu Pinayungan, Pamor Lawe Setukel, Saukel, Pamor Telaga Membleng, Pamor Wengkon, Pamor Tejo Kinurung, Pamor Rojo Gundolo, Pamor Raja Gundala, dan Aneka Pamor Lainnya.

Buku Keris :

Buku keris jawa antara mistik dan nalar, Buku ensiklopedia keris, Buku keris naga, buku keris majapahit, buku keris mataram, buku keris bugis, buku keris melayu.