Datang langsung :

ALAMAT : PASAR CIJANTUNG
KIOS BLOK A - LOO. BKS. 139
JAKARTA TIMUR
BUKA TIAP HARI PUKUL (07.00 s/d 18.00) WIB

PHONE : 089636544122

Sabtu, 28 Mei 2011

Cara Me-nayuh Pusaka


Cara Me-nayuh

Ada berbagai cara untuk me-nayuh sebilah keris atau tombak. Di Pulau Jawa dan dibeberapa daerah lainnya, yang terbanyak adalah dengan cara meletakkan keris atau tombak itu di bawah bantal, atau langsung dibawah tengkuk, sebelum tidur. Agar aman, keris atau tombak itu lebih dahulu diikat dengan sehelai kain dengan sarungnya. Dengan cara ini si Pemilik atau orang yang me-nayuh itu berharap dapat bertemu dengan ‘isi’ keris dalam mimpinya. Namun cara ini tidak senantiasa berhasil. Kadang-kadang mimpi yang dinantikan tidak muncul, atau seandainya mimpi, sesudah bangun lupa akan isi mimpinya.
Jika malam pertama tidak berhasil biasanya akan diulangi pada malam berikutnya, dan seterusnya sampai mimpi yang diharapkan itu datang. Keris atau tombak itu dianggap cocok atau jodoh, bilamana pada saat ditayuh orang bermimpi bertemu dengan seorang bayi, anak, gadis, atau wanita, pemuda atau orang tua, yang menyatakan ingin ikut, ingin diangkat anak, atau ingin diperistri.
Bisa jadi, yang ditemui dalam mimpi termasuk juga makhluk yang menakutkan. Mimpi yang serupa itu ditafsirkan sebagai isyarat dari ‘isi’ keris yang cocok atau tidak cocok untuk dimiliki.
Bagi orang awan, cara me-nayuh lewat mimpi inilah yang sering dilakukan, juga sampai sekarang. Selain cara itu masih banyak lagi cara lainnya. Untuk dapat me-nayuh keris atau tosan aji lainnya, tidak harus lebih dulu menjadi seorang ahli. Orang awan pun bisa, asalkan tahu caranya.
Dalam masyarakat perkerisan juga dikenal apa yang disebut keris tayuhan, yaitu keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan soal tuah daripada keindahan garap, pemilihan bahan besi, dan pembuatan pamornya. Keris semacam itu biasanya mempunyai kesan wingit, angker, memancarkan perbawa, dan ada kalanya menakutkan.
Walaupun segi keindahan tidak dinomorsatukan, namun keris itu tetap indah karena pembuatnya adalah seorang empu. Padahal seorang empu, tentulah orang yang mempunyai kepekaan keindahan yang tinggi. Patut diketahui, keris-keris pusaka milik keraton, baik di Yogyakarta maupun di Surakarta, pada umumnya adalah jenis keris tayuhan. Dapur keris tayuhan, biasanya juga sederhana, biasanya juga sederhana, misalnya, Tilam Upih, Jalak Dinding, dan Mahesa Lajer.
Bukan jenis dapur keris yang mewah semacam Nagasasra, Naga Salira, Naga Kikik, atau Singa Barong. Selain itu, keris tayuhan umumnya berpamor tiban. Bukan pamor rekan. Di kalangan peminat dan pecinta keris, keris tayuhan bukan keris yang mudah diperlihatkan pada orang lain, apalagi dengan tujuan untuk dipamerkan. Keris tayuhan biasanya disimpan dalam kamar pribadi dan hanya dibawa keluar kamar jika akan dibersihkan atau diwarangi.

Catatan :

Untuk penangguhan yang saya lakukan adalah sesuai dasar dari hasil penelitian fisik keris, bahan material, kualitas besi / baja, ilmu metalurgi, penataan dan bahan pamor, estetika rancang bangun, teknik tempa, dsb. Serta berkonsultasi juga dengan beberapa pakar maupun rekan perkerisan yg sudah memahami ilmu keris, semua berdasarkan penelitian dan bukan berdasarkan penilaian subjektif pribadi serta perkiraan saja. Maka dalam hal ini saya berusaha semaksimal mungkin untuk menangguh sesuai dengan fisik pusaka yang di maharkan, paling tidak mendekati masa pembuatannya. Namun jika anda merasa tidak sesuai dengan penangguhan saya, maka di persilahkan untuk menafsirkan sesuai pendapat masing-masing. Harap diperhatikan baik-baik detail foto barang dan deskripsi iklan yg saya pasang sebelum membeli, jika diperlukan simpanlah foto iklan barang sebelum melakukan transaksi. Jangan sampai ada anggapan negatif kepada penjual hanya karena kesalah pahaman persepsi penangguhan setelah barang sudah dimaharkan. Karena meskipun ada sertifikat keris sekalipun kadang masih ada juga yang tidak sesuai dalam penangguhan, artinya sertifikat keris juga tidak menjamin 100% ketepatan dalam penangguhan. Bahkan pernah pengalaman saya beberapa kali sertifikat yg saya buat di daerah Jakarta di tolak oleh beberapa orang kolektor karena isinya "di anggap" tidak sesuai dengan estimasi kerisnya secara fisik, jenis dapur, penamaan pamor, estimasi penangguhan sampai jenis aksessories keris yg digunakan tidak sesuai dengan fisiknya. Sehingga terkesan sertifikat keris dibuat dengan kurang teliti dan sekedar perkiraan saja tanpa ada penelitian lebih dalam tentang barang yg akan di identifikasi, padahal pembuatan sertifikat juga ada biaya pembuatanya ini pengalaman pribadi. Penangguhan bersifat kompleks yg butuh ilmu pengetahuan dan jam terbang yg tinggi untuk mengenal betul seluk beluk perkerisan. Dalam hal ini pembeli di anggap harus sudah paham dengan barang yg akan di beli. Namun sangat disarankan jika memungkinkan sebaiknya anda datang langsung untuk melihat barang yang di tawarkan agar lebih puas.

Jadilah pembeli yang CERDAS, Baca judul, baca deskripsi produk, baca juga catatan kami ini. Bukan cuma lihat harga dan gambar saja apalagi masih menanyakan spek yang sudah diterangkan dalam deskripsi iklan. Jangan beli tapi tidak tau barang atau fungsi/spesifikasi lalu main complain saja, karena barang yang di jual adalah sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Semua akan saya jelaskan semaksimal mungkin segi kelebihan dan kekurangan barang, baik dari foto maupun deskripsi iklan agar tidak ada yg merasa dirugikan. Kecuali ada kerusakan saat pengiriman barang, maka anda bisa langsung complain kepada pihak jasa pengiriman. Karena sebelum proses pengiriman semua barang kami pastikan dalam keadaan baik dan packing kami buat se aman mungkin untuk menghindari terjadinya kerusakan dalam proses pengiriman. Untuk beberapa "item" akan kami sertakan dengan asuransi pengiriman sesuai dengan harga barang yang anda beli. Secara spiritual semua pemaharan akan disertakan dengan ritual pelepasan pusaka disertai dengan doa-doa khusus, dengan harapan supaya pemiliknya nanti selalu sukses dalam mencapai semua tujuan serta hajadnya melalui pusaka yg dimaharkan atas izin Allah.

Motto :

Motto : Bagi pedagang, jadilah pedagang Tosan Aji yang mau belajar mendalami dan memahami nilai seni eksoteri dan isoteri Tosan Aji yang sebenar-benarnya. Karena pedagang Tosan Aji adalah pelestari Budaya. Bagi pembeli janganlah cari keris yang cuma sekedar bagus. Carilah keris yang benar-benar cocok.

Salam Rahayu

Kata pencarian :

Jenis Keris :

Keris Pasopati, Keris Brojol, Keris Tilam Upih, Keris Semar, Keris Damar Murub, Keris Kala Cakra, Keris Jalak Sumelang Gandring, Keris Omyang Jimbe, Keris Naga Pasa, Keris Naga Tapa, Keris Singa Barong, Keris Singo Kikik, Keris Naga Salira, Keris Naga Keras, Keris Nogo Sosro, Naga Sasra, Keris Buto Ijo, Keris Naga Siluman,Keris Jangkung, Keris Pulanggeni, Keris Sempana Bungkem, Keris Jaran Guyang, Keris Carang Soka, Keris Kidang Mas, Keris Panimbal, Keris Jaruman, Keris Kyai Sabuk Inten, Keris Kyai Sengkelat, Keris Bima Kurda, Keris Kara Welang, Keris Kala Munyeng, Keris Karno Tanding, Keris Sepokal, Tombak Pusaka, Keris Bali, Keris Lombok, Keris Bugis, Keris Sumatera, Keris Palembang, Keris Melayu, Keris Moro, Keris Sundang, dan Keris Pusaka Asli lainnya.

Pamor Keris :

Keris Pamor Udan Mas, Pamor Junjung Derajat, Pamor Pancuran Mas, Pamor Pamengkang Jagad, Pamor Pegat Waja, Pamor Wos Wutah, Pamor Beras Tumpah, Pamor Kulit Semangka, Pamor Tambal, Pamor Pulo Tirto, Pamor Kol Buntet, Pamor Adeg, Mrambut, Pamor Ilining Warih, Pamor Korowelang, Pamor Ron Genduru, Pamor Mayang Mekar, Pamor Kenanga Ginubah, Pamor Bendo Segodo, Pamor Melati Sinebar, Pamor Melati Rinonce, Pamor Bonang Rinenteng, Pamor Jung isi Dunya, Pamor Tunggak Semi, Pamor Putri Kinurung, Pamor Gumbolo Geni, Pamor Singkir Geni, Pamor Singkir Banyu, Pamor Singkir Angin, Pamor Raja Sulaiman, Pamor Batu Lapak, Pamor Tunggul Wulung, Pamor Lintang Kemukus, Pamor Sada Saler, Pamor Gubet Mayit (Buntel Mayit),Pamor Satria Pinayungan, Pamor Kelabang Sayuto, Pamor Sumur Bandung, Pamor Buntel Mayit, Pamor Ratu Pinayungan, Pamor Lawe Setukel, Saukel, Pamor Telaga Membleng, Pamor Wengkon, Pamor Tejo Kinurung, Pamor Rojo Gundolo, Pamor Raja Gundala, dan Aneka Pamor Lainnya.

Buku Keris :

Buku keris jawa antara mistik dan nalar, Buku ensiklopedia keris, Buku keris naga, buku keris majapahit, buku keris mataram, buku keris bugis, buku keris melayu.